biodata jokowi
Ir. H. Joko Widodo yang lahir di Surakarta, 21 Juni 1961 lebih dikenal dengan nama julukan Jokowi adalah pengusaha mebel dan Beliau merupakan Walikota Surakarta (Solo) selama dua kali masa bakti 2005-2015. Dalam masa jabatannya, ia diwakili F.X. Hadi Rudyatmo sebagai wakil walikota. Ketika itu, dia dicalonkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Tahun 2012 ini, Beliau bersama dengan Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M. (Ahok) menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta dan selanjutnya menjadi Presiden Indonesia bersama wakilnya Jusuf Kalla.
Biodata Jokowi - Joko Widodo :
Nama Populer : Jokowi
Nama Lengkap : Ir. Joko Widodo
Lahir : Surakarta, 21 Juni 1961
Partai politik : PDI Perjuangan
Istri : Ny. Hj. Iriana Joko Widodo
Anak: Gibran Rakabumi Raka, Kahiyang Ayu, Kaesang Pangerap
Agama : Islam - Hobby : Penikmat musik rock
Riwayat Pendidikan :
- SDN 111 Tirtoyoso Solo, SMPN 1 Solo, SMAN 6 Solo
- Almamater : Fakultas Kehutanan UGM Yogyakarta lulusan 1985
Pekerjaan : Pengusaha, Eksportir Mebel, Walikota Solo, Gubernur DKI Jakarta dan Presiden Indonesia ke-7
Jokowi kecil sempat merasakan pahitnya kehidupan saat rumahnya tergusur. Rumah petak sekaligus tempat usaha kayu ayahnya di daerah Cinderejo Lor, digusur dan dijadikan pusat jasa travel. Sang bunda menuturkan bahwa Jokowi kecil adalah sosok pendiam, namun pandai bergaul. Jokowi sebagai orang yang selalu mengalah untuk menghindari pertengkaran. Sikap tersebut diwarisi dari kedua orangtuanya yang selalu mengajarkan makna ikhlas dan bertanggung jawab.
Jokowi selalu berjalan kaki menuju sekolahnya, disaat temanya bersepeda ontel. Kala itu sekolah tidak terlalu jauh dari rumah dan cukup berjalan kaki. Bakti kepada orangtua ditunjukkan lewat sikap juga sejumlah prestasi. Saat menjadi Walikota Solo hingga menjadi Gubernur DKI Jakarta, orang tidak pernah menyangka perjalanan hidup Joko kecil anak tukang kayu itu kini menjadi orang nomor satu di Indonesia.
Setelah lulus SMA kemudian melanjutkan kuliah di Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada lulus tahun 1985, dirinya merantau ke Aceh dan bekerja di salah satu BUMN. Ia kembali ke Solo dan bekerja di Perusahaan yang bergerak di bidang perkayuan, CV. Roda Jati. Tahun 1998 dirinya memulai berbisnis sendiri bermodal dari pengalaman yang dimiliki. Dengan kerja keras, ketekunan dan keuletan, akhirnya Jokowi berhasil mengembangkan bisnisnya dan menjadi seorang eksportir mebel.
Pada tahun 2005 Jokowi memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai Walikota Solo bersama partai politik PDI Perjuangan. Banyak yang meragukan kemampuan pria yang berprofesi sebagai pedagang mebel dan taman ini bahkan hingga saat terpilih menjadi Walikota Solo. Selama kepemimpinannya, Solo banyak mengalami kemajuan oleh gebrakan progresif dilakukannya. Ia banyak mengambil contoh pengembangan kota-kota di Eropa yang sering ia kunjungi dalam rangka perjalanan bisnisnya.
Di bawah kepemimpinannya, Solo mengalami perubahan yang pesat. Pada tahun 2007 Surakarta juga telah menjadi tuan rumah Festival Musik Dunia (FMD) yang diadakan di kompleks Benteng Vastenburg yang terancam digusur untuk dijadikan pusat bisnis dan perbelanjaan. Langkahnya berlanjut dengan keberhasilan Surakarta menjadi tuan rumah Konferensi Organisasi Kota-kota Warisan Dunia pada bulan Oktober 2008. FMD pada tahun 2008 diselenggarakan di komplek Istana Mangkunegaran. Oleh Majalah Tempo, Joko Widodo terpilih menjadi salah satu dari "10 Tokoh 2008" *) Dari Berbagai Sumber - Biografi Tokoh Dunia - Jokowi Presiden Indonesia
blog ciir lukman
- HOME
- alat nusik tradisiomal
- Makalah Arti pentingnya kemerdekaan bagi bangsa Indonesia
- Makalah Pengaruh Pertambhan Penduduk Terhadap Pemenuhan Sumber Daya Alam
- MAKALAH PERJUANGAN KEMERDEKAAN INDONESIA
- cerpen perjalanan
- tugas kwu
- KHASIAT SURAT AL WAQIAH
- KIAWIN KONTRAK FTV DI JEPARA
- artikel jepara
- puisi cinta dan luka
- Puisi ciir cinta yang luka
- Puisi ciir Tergores luka
- Puisi cinta merindu ( ciir lukman )
Senin, 20 Juli 2026
tugas ips tentang Akhlak Kepada Alam Semesta
tugas ips tentang Akhlak Kepada Alam Semes
Akhlak Kepada Alam Semesta
A. Latar Belakang
Manusia sebagai khalifah di bumi memiliki kewajiban untuk menjaga keseimbangan alam. Dunia yang menjadi tempat tinggal manusia beserta isinya sama-sama makhluk Allah yang selalu memuji asma-Nya. Merusak alam berarti secara tidak langsung akan merusak kehidupan manusia karena manusia sangat bergantung pada alam. Akhlak kepada alam berarti tingkah laku kita kepada lingkungan sekitar, bagaimana kita bisa menjaga apa yang ada disekitar kita baik berupa hewan,tumbuh-tumbuhan, gunung, sungai dan lain sebagainya. Bahkan secara lebih luas, akhlak kepada alam berarti bagaimana cara kita berbuat baik kepada seluruh ciptaan Allah yang ada di alam semesta.
Al-Qur’an telah mengingatkan manusia bahwa segala kerusakan yang ada didunia ini akibat dari perbuatan manusia. Manusia serakah yang hanya mementingkan kepentingan dirinya demi mendapatkan kenikmatan dunia . Allah berfirman :
ظهر الفساد في البر والبحر بما كسبت أيدي الناس ... [الروم: 41]
Artinya:”Telah nampak kerusakan di darat dan dilaut disababkan kerena ulah tangan-tangan manusia”(Ar-Rum:41)
Apa yang disebutkan oleh al-Qur’an pada ayat diatas telah dapat kita lihat sejak dahulu. Kerusakan yang ada di alam seperti global warning adalah salah satu bukti bahwa manusialah yang sebenarnya merusak alam ini. Dan ketika pemanasan global ini semakin parah, barulah manusia sadar dan mencoba untuk memperbaikinya.
Rasulullah telah memberikan contoh kepada umatnya agar selalu menjaga dan berbuat baik kepada semua makhluk Allah. Hal ini nampak ketika Nabi Muhammad melarang pasukan islam untuk merusak bangunan, tanaman ketika berperang. Bahkan dikisahkan dalam suatu hadits bahwa ada seorang wanita pelacur yang diselamatkan oleh Allah dari siksa api neraka karena memberi minum seekor anjing yang kehausan. Dari kisah diatas, kita dapat mengambil ibrah bahwa islam adalah agama yang agung yang tidak hanya mengatur hubungan antara manusia dan manusia atau antara manusia dengan tuhannya, namun islam juga mengatur tentang hubungan antara manusia dan alam. Allohu a’lam.
B. Perumusan Masalah
A. Apa itu akhlak ?
B. Apa alam semesta ?
C. Apa itu akhlak kepada alam ?
D. Bagaimana cara manusia melestarikan alam sekitarnya ?
E. Apa tanggung jawab yang harus dilakukan manusia jika melakukan kerusakan di bumi ?
C. Tujuan Penulisan
Agar kita bisa mengerti apa itu akhlak kepada semesta.
Agar kita lebih menghargai alam.
Untuk mengetahui bagaimana cara kita untuk berakhlak kepada semesta.
Agar kita bisa melestarikan alam ini untuk generasi yang akan datang.
A. Pengertian Akhlak
Menurut bahasa atau etimologi perkataan akhlak adalah bentuk jamak dari khuluq (khuluqun) yang berarti budi pekerti, perangai, tingkah laku, atau tabiat .akhlak disamakan dengan kesusilaan, sopan santun. Khuluq merupakan gambaran sifat batin manusia, gambaran untuk lahiriah manusia , seperti raut wajah, gerak anggota badan dan seluruh tubuh. Dalam bahasa yunani kata khuluq ini disampaikan dengan kata eticos atau ethos artinya adab kebiasaan, perasaan batin kecendrungan hati untuk melakukan perbuatan . eticos kemudian berubah menjadi etika.
B. Pengertian Alam
Alam semesta adalah fana. Pengertian dari alam semesta adalah ruang dimana di dalamnya terdapat kehidupan biotik maupun abiotik serta segala macam peristiwa alam yang dapat diungkapkan maupun yang belum dapat diungkapkan oleh manusia. Ada penciptaan, proses dari ketiadaan menjadi ada, dan akhirnya hancur. Di antaranya ada penciptaan manusia dan makhluk hidup lainnya. Di sana berlangsung pula ribuan, bahkan jutaan proses fisika, kimia, biologi dan proses-proses lain yang tak diketahui. Sebenarnya seluruh kejadian di alam semesta ini, sudah terjadi dan kejadiannya mengikuti segala rencana dan konsep yang sudah tertera di dalam Al Qur’an. Gambaran jelasnya, bahwa semua proses alam semesta ini mengikuti dan mengekor pada segala yang tertuang dalam Al Qur’an, apakah diketahui atau tidak tabir rahasianya oleh manusia.
C. Akhlak kepada Alam
Alam ialah segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi beserta isinya, selain Allah. Allah melalui Al quran mewajibkan kepada manusia untuk mengenal alam semesta beserta isinya.
Manusia sebagai khalifah diberi kemampuan oleh Allah untuk mengelola bumi dan mengelola alam semesta ini. Manusia diturunkan ke bumi untuk membawa rahmat dan cinta kasih kepada alam seisinya. Oleh karena itu,manusia mempunyai tugas dan kewajiban terhadap alam sekitarnya, yakni melestarikannya dengan baik.Ada kewajiban manusia untuk berakhlak kepada alam sekitarnya. Ini didasarkan kepada hal-hal sebagi berikut :
1. bahwa manusia hidup dan mati berada di alam, yaitu bumi;
2. bahwa alam merupakan salah satu hal pokok yang dibicarakan oleh
al quran;
3. bahwa Allah memerintahkan kepada manusia untuk menjaga
pelestarian alam yang bersifat umum dan yang khusus;
4. bahwa Allah memerintahkan kepada manusia untuk mengambil
manfaat yang sebesar-besarnya dari alam, agar kehidupannya menjadi makmur;
5. manusia berkewajiban mewujudkan kemakmuran dan kebahagiaan di muka bumi.
Manusia wajib bertanggung jawab terhadap kelestarian alam atau
kerusaakannya, karena sangat memengaruhi kehidupan manusia. Alam
yang masih lestari pasti dapat memberi hidup dan kemakmuran bagi
manusia di bumi. Tetapi apabila alam sudah rusak maka kehidupan
manusia menjadi sulit, rezeki sempit dan dapat membawa kepada
kesengsaraan. Pelestarian alam ini wajib dilaksanakan oleh semua lapisan
masyarakat, bangsa dan negara.
Manusia hidup bergantung pada alam sekitar. Mula-mula mereka hidup secara berpindah-pindah (nomaden) mencari tempat-tempat yang
menyediakan hidup dan makan. Mereka lalu berpindah-pindah dari suatu
tempat ke tempat lain setelah bahan makanan habis dan tidak didapat. Namun seiring dengan kemajuan kehidupan manusia, bukan berarti ketergantungan dan kebutuhannya terhadap alam semakin berkurang. Mereka tetap membutuhkan alam sekitarnya bagi kemakmuran dan kesejahteraan hidupnya. Untuk itu, manusia harus menjaga keharmonisan hubungannya dengan alam dan makhluk di sekitarnya, yaitu dengan cara berakhlak yang baik kepadanya.Dalam ajaran Islam, akhlak kepada alam seisinya dikaitkan dengan tugas manusia sebagi khalifah di muka bumi.
وَ إِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلاَئِكَةِ إِنِّيْ جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيْفَةً قَالُوْا أَتَجْعَلُ فِيْهَا مَن يُفْسِدُ فِيْهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَ نَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَ نُقَدِّسُ لَكَ قَالَ إِنِّيْ أَعْلَمُ مَا لاَ تَعْلَمُوْنَ{30}
Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui". (QS. Al Baqarah[2] : 30).
D. Cara melestarikan alam semesta
Akhlak manusia terhadap alam bukan hanya semata-mata untuk kepentingan alam, tetapi jauh dari itu untuk memelihara, melestarikan dan memakmurkan alam ini. Dengan memenuhi kebutuhannya sehingga kemakmuran, kesejahteraan, dan keharmonisan hidup dapat terjaga.
Berakhlak dengan alam sekitarnya dapat dilakukan manusia dengan cara melestarikan alam sekitarnya sebagai berikut :
1. melarang penebangan pohon-pohon secara liar;
2. melarang perburuan binatang secara liar;
3. melakukan reboisasi;
4. membuat cagar alam dan suaka margasatwa;
5. mengendalikan erosi;
6. menetapkan tata guna lahan yang lebih sesuai;
7. memberikan pengertian yang baik tentang lingkungan kepada seluruh lapisan masyarakat;
8. memberikan sanksi-sanksi tertentu bagi pelanggar-pelanggarnya.
Manusia di bumi sebagai khalifah, mempunyai tugas dan kewajiban terhadap alam sekitarnya, yakni melestarikan dan memeliharanya dengan baik.
Allah berfirman :
وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ ۖ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا ۖ وَأَحْسِنْ كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ ۖ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الْأَرْضِ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِين{77}
Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (keni`matan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.(QS. Al Qashash[28] :77)
Adapun akhlak manusia terhadap alam yang wajib dilaksanakan adalah sebagai berikut.
1. Memerhatikan dan merenungkan penciptaan alam. Allah berfirman :
إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِأُولِي الْأَلْبَابِ{190}
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal. (QS. Ali Imran[3] : 190)
2. Memanfaatkan alam beserta isinya, karena Allah ciptakan alam dan isinya ini untuk manusia. Allah berfirman :
الَّذِيجَعَلَلَكُمُالْأَرْضَفِرَاشًاوَالسَّمَاءَبِنَاءًوَأَنْزَلَمِنَالسَّمَاءِمَاءًفَأَخْرَجَبِهِمِنَالثَّمَرَاتِرِزْقًالَكُمْۖفَلَاتَجْعَلُوالِلَّهِأَنْدَادًاوَأَنْتُمْتَعْلَمُون{22}
Dialah Yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui.(QS. Al Baqarah[2] : 22)
هُوَ الَّذِي خَلَقَ لَكُم مَّا فِي الأَرْضِ جَمِيعًا ثُمَّ اسْتَوَى إِلىَ السَّمَآءِ فَسَوَّاهُنَّ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمُُ {29}
Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak menuju langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.(QS Al Baqarah[2] : 29)
فَأَزَلَّهُمَا الشَّيْطَانُ عَنْهَا فَأَخْرَجَهُمَا مِمَّا كَانَا فِيهِ وَقُلْنَا اهْبِطُوا بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوُُ وَلَكُمْ فِي اْلأَرْضِ مُسْتَقَرُُّ وَمَتَاعٌ إِلىَ حِين{36}
Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan Kami berfirman: "Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan".(QS. Al Baqarah[2] : 36)
يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُواْ مِمَّا فِي الأَرْضِ حَلاَلاً طَيِّباً وَلاَ تَتَّبِعُواْ خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِين{168}
Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyatabagimu.(QS. Al Baqarah[2] : 168)
E. Kerusakan Lingkungan Tanggungjawab Manusia
Kerusakan lingkungan hidup adalah akibat perbuatan manusia, dan oleh karena itu ia (manusia) harus bertanggungjawab di dunia dan di akhirat. Prinsip ini didasarkan pada Q.S. al-Rum, 30 : 41.
ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْج
قُلْ سِيرُوا فِي الأرْضِ فَانْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِينَ مِنْ قَبْلُ كَانَ أَكْثَرُهُمْ مُشْرِكِين{41}
Artinya:
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar) (Q.S. al-Rum, 30 : 41).
Dari ayat ini dapat difahami, bahwa kerusakan-kerusakan yang terjadi di muka bumi ini, baik dalam bentuk kerugian karena perbuatan manusia, ataupun bencana yang menimpa manusia adalah karena perbuatan manusia sendiri. Musibah yang menimpa manusia pada hakekatnya adalah natijah(peringtatan) dari perbuatannya sendiri. Ini sesuai dengan hukum kausal. Karena manusia merusak lingkungannya sendiri, maka timbullah berbagai kesulitan hidup dan malapetaka.
Jadi, sebagai konsekuensi dari perbuatan melakukan kerusakan itu, manusia harus bertanggungjawab. Tanggungjawab di dunia berupa :
a) kembali sadar dan tidak mengulangi perbuatannya yang merugikan lingkungan itu, seperti yang diisyaratkan oleh ayat;
b) memperbaiki lingkungan yang telah dirusaknya, sehingga dapat berfungsi kembali sesuai tujuan penciptaannya; dan
c) membayar ganti rugi, sekiranya perbuatannya itu merugikan negara atau masyarakat. Sedangkan tanggungjawab akhirat, berupa sanksi yaitu dosa dan neraka. Jadi, seorang yang merusak lingkungan, harus diberi sanksi, baik sanksi negara maupun sanksi agama
A. KESIMPULAN
Manusia dituntut untuk berfikir dan merenungkan apa yang ada di langit dan di bumi . hal ini bertujuan agar kehidupan mereka menjadi lebih baik dengan memanfaatkan dan memelihara yang ada di sekelilingnya dengan baik. Sebagaimana manusia telah dipilih allah sebagai khalifah dibumi. Dengan menggunakan akal, pikiran, dan dalam perenungannya manusia tidak boleh melampaui apa yang digariskan oleh Allah.
Interaksi manusia kepada alam lingkungan adalah ketundukan alam untuk membantu manusia dengan tetap menjaga keseimbangan dengan menempatkan manusia dan akhlak lingkungan pada posisinya masing-masing.
Lingkungan harus diperlakukan dengan baik dan selalu menjaga, merawat, dan melestarikannya dengan kata lain bahwa berakhlak yang baik merupakan salah satu sikap dari etika.
Akhlak kepada alam semesta dapat kita bangun dari diri kita masing-masing dengan memperhatikan keadaan sekarang yang memprihatinkan kita dapat menumbuhkan sebuah akhlak kepada alam semesta.bagaimana menjaga serta memperhatikan lingkungan sekitar kita.
Dengan menjaga dan melestarikan alam, berarti kita telah menjalankan amanah yang diberikan oleh Allah SWT yakni sebagai khalifah di muka bumi.
Akhlak Kepada Alam Semesta
A. Latar Belakang
Manusia sebagai khalifah di bumi memiliki kewajiban untuk menjaga keseimbangan alam. Dunia yang menjadi tempat tinggal manusia beserta isinya sama-sama makhluk Allah yang selalu memuji asma-Nya. Merusak alam berarti secara tidak langsung akan merusak kehidupan manusia karena manusia sangat bergantung pada alam. Akhlak kepada alam berarti tingkah laku kita kepada lingkungan sekitar, bagaimana kita bisa menjaga apa yang ada disekitar kita baik berupa hewan,tumbuh-tumbuhan, gunung, sungai dan lain sebagainya. Bahkan secara lebih luas, akhlak kepada alam berarti bagaimana cara kita berbuat baik kepada seluruh ciptaan Allah yang ada di alam semesta.
Al-Qur’an telah mengingatkan manusia bahwa segala kerusakan yang ada didunia ini akibat dari perbuatan manusia. Manusia serakah yang hanya mementingkan kepentingan dirinya demi mendapatkan kenikmatan dunia . Allah berfirman :
ظهر الفساد في البر والبحر بما كسبت أيدي الناس ... [الروم: 41]
Artinya:”Telah nampak kerusakan di darat dan dilaut disababkan kerena ulah tangan-tangan manusia”(Ar-Rum:41)
Apa yang disebutkan oleh al-Qur’an pada ayat diatas telah dapat kita lihat sejak dahulu. Kerusakan yang ada di alam seperti global warning adalah salah satu bukti bahwa manusialah yang sebenarnya merusak alam ini. Dan ketika pemanasan global ini semakin parah, barulah manusia sadar dan mencoba untuk memperbaikinya.
Rasulullah telah memberikan contoh kepada umatnya agar selalu menjaga dan berbuat baik kepada semua makhluk Allah. Hal ini nampak ketika Nabi Muhammad melarang pasukan islam untuk merusak bangunan, tanaman ketika berperang. Bahkan dikisahkan dalam suatu hadits bahwa ada seorang wanita pelacur yang diselamatkan oleh Allah dari siksa api neraka karena memberi minum seekor anjing yang kehausan. Dari kisah diatas, kita dapat mengambil ibrah bahwa islam adalah agama yang agung yang tidak hanya mengatur hubungan antara manusia dan manusia atau antara manusia dengan tuhannya, namun islam juga mengatur tentang hubungan antara manusia dan alam. Allohu a’lam.
B. Perumusan Masalah
A. Apa itu akhlak ?
B. Apa alam semesta ?
C. Apa itu akhlak kepada alam ?
D. Bagaimana cara manusia melestarikan alam sekitarnya ?
E. Apa tanggung jawab yang harus dilakukan manusia jika melakukan kerusakan di bumi ?
C. Tujuan Penulisan
Agar kita bisa mengerti apa itu akhlak kepada semesta.
Agar kita lebih menghargai alam.
Untuk mengetahui bagaimana cara kita untuk berakhlak kepada semesta.
Agar kita bisa melestarikan alam ini untuk generasi yang akan datang.
A. Pengertian Akhlak
Menurut bahasa atau etimologi perkataan akhlak adalah bentuk jamak dari khuluq (khuluqun) yang berarti budi pekerti, perangai, tingkah laku, atau tabiat .akhlak disamakan dengan kesusilaan, sopan santun. Khuluq merupakan gambaran sifat batin manusia, gambaran untuk lahiriah manusia , seperti raut wajah, gerak anggota badan dan seluruh tubuh. Dalam bahasa yunani kata khuluq ini disampaikan dengan kata eticos atau ethos artinya adab kebiasaan, perasaan batin kecendrungan hati untuk melakukan perbuatan . eticos kemudian berubah menjadi etika.
B. Pengertian Alam
Alam semesta adalah fana. Pengertian dari alam semesta adalah ruang dimana di dalamnya terdapat kehidupan biotik maupun abiotik serta segala macam peristiwa alam yang dapat diungkapkan maupun yang belum dapat diungkapkan oleh manusia. Ada penciptaan, proses dari ketiadaan menjadi ada, dan akhirnya hancur. Di antaranya ada penciptaan manusia dan makhluk hidup lainnya. Di sana berlangsung pula ribuan, bahkan jutaan proses fisika, kimia, biologi dan proses-proses lain yang tak diketahui. Sebenarnya seluruh kejadian di alam semesta ini, sudah terjadi dan kejadiannya mengikuti segala rencana dan konsep yang sudah tertera di dalam Al Qur’an. Gambaran jelasnya, bahwa semua proses alam semesta ini mengikuti dan mengekor pada segala yang tertuang dalam Al Qur’an, apakah diketahui atau tidak tabir rahasianya oleh manusia.
C. Akhlak kepada Alam
Alam ialah segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi beserta isinya, selain Allah. Allah melalui Al quran mewajibkan kepada manusia untuk mengenal alam semesta beserta isinya.
Manusia sebagai khalifah diberi kemampuan oleh Allah untuk mengelola bumi dan mengelola alam semesta ini. Manusia diturunkan ke bumi untuk membawa rahmat dan cinta kasih kepada alam seisinya. Oleh karena itu,manusia mempunyai tugas dan kewajiban terhadap alam sekitarnya, yakni melestarikannya dengan baik.Ada kewajiban manusia untuk berakhlak kepada alam sekitarnya. Ini didasarkan kepada hal-hal sebagi berikut :
1. bahwa manusia hidup dan mati berada di alam, yaitu bumi;
2. bahwa alam merupakan salah satu hal pokok yang dibicarakan oleh
al quran;
3. bahwa Allah memerintahkan kepada manusia untuk menjaga
pelestarian alam yang bersifat umum dan yang khusus;
4. bahwa Allah memerintahkan kepada manusia untuk mengambil
manfaat yang sebesar-besarnya dari alam, agar kehidupannya menjadi makmur;
5. manusia berkewajiban mewujudkan kemakmuran dan kebahagiaan di muka bumi.
Manusia wajib bertanggung jawab terhadap kelestarian alam atau
kerusaakannya, karena sangat memengaruhi kehidupan manusia. Alam
yang masih lestari pasti dapat memberi hidup dan kemakmuran bagi
manusia di bumi. Tetapi apabila alam sudah rusak maka kehidupan
manusia menjadi sulit, rezeki sempit dan dapat membawa kepada
kesengsaraan. Pelestarian alam ini wajib dilaksanakan oleh semua lapisan
masyarakat, bangsa dan negara.
Manusia hidup bergantung pada alam sekitar. Mula-mula mereka hidup secara berpindah-pindah (nomaden) mencari tempat-tempat yang
menyediakan hidup dan makan. Mereka lalu berpindah-pindah dari suatu
tempat ke tempat lain setelah bahan makanan habis dan tidak didapat. Namun seiring dengan kemajuan kehidupan manusia, bukan berarti ketergantungan dan kebutuhannya terhadap alam semakin berkurang. Mereka tetap membutuhkan alam sekitarnya bagi kemakmuran dan kesejahteraan hidupnya. Untuk itu, manusia harus menjaga keharmonisan hubungannya dengan alam dan makhluk di sekitarnya, yaitu dengan cara berakhlak yang baik kepadanya.Dalam ajaran Islam, akhlak kepada alam seisinya dikaitkan dengan tugas manusia sebagi khalifah di muka bumi.
وَ إِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلاَئِكَةِ إِنِّيْ جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيْفَةً قَالُوْا أَتَجْعَلُ فِيْهَا مَن يُفْسِدُ فِيْهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَ نَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَ نُقَدِّسُ لَكَ قَالَ إِنِّيْ أَعْلَمُ مَا لاَ تَعْلَمُوْنَ{30}
Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui". (QS. Al Baqarah[2] : 30).
D. Cara melestarikan alam semesta
Akhlak manusia terhadap alam bukan hanya semata-mata untuk kepentingan alam, tetapi jauh dari itu untuk memelihara, melestarikan dan memakmurkan alam ini. Dengan memenuhi kebutuhannya sehingga kemakmuran, kesejahteraan, dan keharmonisan hidup dapat terjaga.
Berakhlak dengan alam sekitarnya dapat dilakukan manusia dengan cara melestarikan alam sekitarnya sebagai berikut :
1. melarang penebangan pohon-pohon secara liar;
2. melarang perburuan binatang secara liar;
3. melakukan reboisasi;
4. membuat cagar alam dan suaka margasatwa;
5. mengendalikan erosi;
6. menetapkan tata guna lahan yang lebih sesuai;
7. memberikan pengertian yang baik tentang lingkungan kepada seluruh lapisan masyarakat;
8. memberikan sanksi-sanksi tertentu bagi pelanggar-pelanggarnya.
Manusia di bumi sebagai khalifah, mempunyai tugas dan kewajiban terhadap alam sekitarnya, yakni melestarikan dan memeliharanya dengan baik.
Allah berfirman :
وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ ۖ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا ۖ وَأَحْسِنْ كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ ۖ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الْأَرْضِ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِين{77}
Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (keni`matan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.(QS. Al Qashash[28] :77)
Adapun akhlak manusia terhadap alam yang wajib dilaksanakan adalah sebagai berikut.
1. Memerhatikan dan merenungkan penciptaan alam. Allah berfirman :
إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِأُولِي الْأَلْبَابِ{190}
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal. (QS. Ali Imran[3] : 190)
2. Memanfaatkan alam beserta isinya, karena Allah ciptakan alam dan isinya ini untuk manusia. Allah berfirman :
الَّذِيجَعَلَلَكُمُالْأَرْضَفِرَاشًاوَالسَّمَاءَبِنَاءًوَأَنْزَلَمِنَالسَّمَاءِمَاءًفَأَخْرَجَبِهِمِنَالثَّمَرَاتِرِزْقًالَكُمْۖفَلَاتَجْعَلُوالِلَّهِأَنْدَادًاوَأَنْتُمْتَعْلَمُون{22}
Dialah Yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui.(QS. Al Baqarah[2] : 22)
هُوَ الَّذِي خَلَقَ لَكُم مَّا فِي الأَرْضِ جَمِيعًا ثُمَّ اسْتَوَى إِلىَ السَّمَآءِ فَسَوَّاهُنَّ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمُُ {29}
Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak menuju langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.(QS Al Baqarah[2] : 29)
فَأَزَلَّهُمَا الشَّيْطَانُ عَنْهَا فَأَخْرَجَهُمَا مِمَّا كَانَا فِيهِ وَقُلْنَا اهْبِطُوا بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوُُ وَلَكُمْ فِي اْلأَرْضِ مُسْتَقَرُُّ وَمَتَاعٌ إِلىَ حِين{36}
Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan Kami berfirman: "Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan".(QS. Al Baqarah[2] : 36)
يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُواْ مِمَّا فِي الأَرْضِ حَلاَلاً طَيِّباً وَلاَ تَتَّبِعُواْ خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِين{168}
Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyatabagimu.(QS. Al Baqarah[2] : 168)
E. Kerusakan Lingkungan Tanggungjawab Manusia
Kerusakan lingkungan hidup adalah akibat perbuatan manusia, dan oleh karena itu ia (manusia) harus bertanggungjawab di dunia dan di akhirat. Prinsip ini didasarkan pada Q.S. al-Rum, 30 : 41.
ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْج
قُلْ سِيرُوا فِي الأرْضِ فَانْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِينَ مِنْ قَبْلُ كَانَ أَكْثَرُهُمْ مُشْرِكِين{41}
Artinya:
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar) (Q.S. al-Rum, 30 : 41).
Dari ayat ini dapat difahami, bahwa kerusakan-kerusakan yang terjadi di muka bumi ini, baik dalam bentuk kerugian karena perbuatan manusia, ataupun bencana yang menimpa manusia adalah karena perbuatan manusia sendiri. Musibah yang menimpa manusia pada hakekatnya adalah natijah(peringtatan) dari perbuatannya sendiri. Ini sesuai dengan hukum kausal. Karena manusia merusak lingkungannya sendiri, maka timbullah berbagai kesulitan hidup dan malapetaka.
Jadi, sebagai konsekuensi dari perbuatan melakukan kerusakan itu, manusia harus bertanggungjawab. Tanggungjawab di dunia berupa :
a) kembali sadar dan tidak mengulangi perbuatannya yang merugikan lingkungan itu, seperti yang diisyaratkan oleh ayat;
b) memperbaiki lingkungan yang telah dirusaknya, sehingga dapat berfungsi kembali sesuai tujuan penciptaannya; dan
c) membayar ganti rugi, sekiranya perbuatannya itu merugikan negara atau masyarakat. Sedangkan tanggungjawab akhirat, berupa sanksi yaitu dosa dan neraka. Jadi, seorang yang merusak lingkungan, harus diberi sanksi, baik sanksi negara maupun sanksi agama
A. KESIMPULAN
Manusia dituntut untuk berfikir dan merenungkan apa yang ada di langit dan di bumi . hal ini bertujuan agar kehidupan mereka menjadi lebih baik dengan memanfaatkan dan memelihara yang ada di sekelilingnya dengan baik. Sebagaimana manusia telah dipilih allah sebagai khalifah dibumi. Dengan menggunakan akal, pikiran, dan dalam perenungannya manusia tidak boleh melampaui apa yang digariskan oleh Allah.
Interaksi manusia kepada alam lingkungan adalah ketundukan alam untuk membantu manusia dengan tetap menjaga keseimbangan dengan menempatkan manusia dan akhlak lingkungan pada posisinya masing-masing.
Lingkungan harus diperlakukan dengan baik dan selalu menjaga, merawat, dan melestarikannya dengan kata lain bahwa berakhlak yang baik merupakan salah satu sikap dari etika.
Akhlak kepada alam semesta dapat kita bangun dari diri kita masing-masing dengan memperhatikan keadaan sekarang yang memprihatinkan kita dapat menumbuhkan sebuah akhlak kepada alam semesta.bagaimana menjaga serta memperhatikan lingkungan sekitar kita.
Dengan menjaga dan melestarikan alam, berarti kita telah menjalankan amanah yang diberikan oleh Allah SWT yakni sebagai khalifah di muka bumi.
Puisi cinta merindu ( ciir lukman )
Puisi
cinta merindu ( ciir lukman )
Jika engkau rindu
maka tengoklah ‘
Ketika ingin tau tengok
dia didalam kegelisahannya
Dengan kasih mu
yang abadi membawa perasaan mu untuk nya
Kau akan tau
betapa cinta akan menari ketika melihat kasih nya datang..
Puisi
Cinta Sederhana ( ciir lukman )
Cinta itu sederhana , ketika cinta sabar menanti seseorang yang
bener-bener tulus maka cinta akan
menjadi kasih yang abadi di dalam ruang hati…
SEJARAH ONLINE JEPARA ( OLINE BAWU BATEALIT )
Desa Bawu Kec Batealit Kab Jepara ternyata banyak sekali penduduk nya , Bawu Batealit Jepara banyak yang usaha industri.. Karena desa bawu batealit jepara sekarang telah menjadi kawasan online furniture , di desa bawu khususnya desaku bawu banyak yang mendirikan toko furniture , bahkan banyak yang sudah mendirikan UD , CV mau pun PT , seperti CV.MANDIRI ABADI terletak di jln Ra Rukmini kilo meter prapatan mojo tepatnya di jln raya bawu ngabul dkt dengan pombensin bawu (SPBU BAWU) di desa bawu ad juga sukron furniture yg mempunyai toko furniture , selain itu ad jg yg membuka usaha furniture di sowrum mereka masing2 karena desa bawu sangat pesat dan cepat maju kampungnya , lahan ladang di desa bawu semakin lama semakin sempit bahkan bisa habis karena pengunjung yang dari luar kota bahkan luar negeri pun semakin banyak yang datang untuk membuka usaha furniture , di desaku bawu mojo banyak juga yang mendirikan mebel mahoni / mebel mahogany , supplier kayu mahoni di desaku semakin banyak dan semakin ramai karena memang bawu mojo sekarang menjadi desa terkenal akan usaha furniture nya dan tidak hanya mebel mahoni saja , di desa bawu selain bawu mojo banyak juga yang mendirikan usaha industri seperti mebel jati , furniture kayu mindi bahkan masih banyak supplier bawu batealit jepara yang mendirikan meubel selain kayu mahoni / mahogany , jati , mindi bahkan di desa bawu tepatnya perempatan bawu mojo ada toko triplek yang sangat besar dan sudah terkenal sampai jawa tengah , toko triplek itu di beri nama mojo indah karena bertempat di mojo , toko triplek terbesar se jepara , selain furniture di bawu dan toko triplek di bawu mojo , ada juga toko sembakau yaitu di antaranya INDO M@RT , Dan masih banyak kios yang lain... Sahabat blog dan pembaca semua , demikian sedikit artikel di desa ku bawu kec batealit , dan sampai ketemu di postingan saya berikutnya tetap ikuti blog saya ciirjepara dan ciirlukmanjepara , sampai ketemu lg ya sobat... Ma'af jika ada penulisan atau kata2 yang kurang pas , saran dan komen dari sobat blog yang lain saya terima...
artikel ramadhan
Dalam melaksanakan
puasa ramadhan selain menahan nafsu makan kita harus bisa menahan nafsu merokok
dan munum dan juga di anjurkan untuk menahan nafsu birahi kita masing – masing sehingga
kita bisa menjadi lebih indah..
Selain itu semua kita
juga dilarang marah dilarang bicara yang jelek supaya puasa kita di terima oleh
Allah SWT , dalam artikel saat ini kita membahas tentang ramadhan yang
kebetulan saya bikin artikel ini dalam keadaan bulan ramadhan bulan yang penuh
khikmah dan penuh anugrah..
Selesai melaksanakan
puasa ramadhan selama satu bulan kita bisa menikmati hasilnya yaitu hari besar
kita sebagai umat islam yaitu hari raya idul fitri , hari yang din anti bagi
semua umat muslim di seluruh dunia.. saat hari raya idul fitri atau kita
melaksanakan lebaran kita telah membeli sesuatu yang baru dan di pakai saat
merayakannya sehingga kita lebih bahagia…
Selain hadiah atau
nikmat nya hari raya dalam melaksanakan
puasa ramadhan selama satu bulan kita juga akan merasakan nikmatnya surga yang
sudah di sediakan oleh Allah Swt yang sudah di tulis dalam Al-Qur’an serta
kitab yang sudah ada pada ustat atau para ulamak muslim..
Demikian sedikit artikel tentang ramadhan yang saya
buat dan apabila ada yang kurang jelas silahkan Tanya pada yang lebih tau
sahabat blog untuk artikel yang akan selanjutnya silahkan tunggu di blog saya
ciirjepara / ciirlukman .,
Selamat menjalakan
ibadah puasa untuk sobat blog semuadiseluruh dunia .. sampai ketemu lagi ya
sobat blog semua..
lopmba tongtek desa pekalongan
Puasa
ramadhan atau hari datangnya lebaran tahun 2015 , hari lebaran di jepara atau
bulan ramadhan bulan yang penuh khikmah ini di adakan lomba tongtek , ( istilah
jawanya tetek ) lopmba tongtek yang di adakan tiap kota atau tiap desa masing –
masing seperti halnya di kota jepara kemarin diadakan lomba tongtek se
kabupaten jepara yang di meriahkan oleh warga jepara dan sekitarnya … lomba
tongtek kemarin di adakan di alun-alun jepara dan di pentaskan di atas panggung
terbuka yang memang sudah di rancang panitia perlombaan..
Seperti
kemarin di desa pekalongan kec batealit kab Jepara pada malam senin tanggal 05
juli 2015 di desa pekalongan jalan raya bawu batealit kalongan tahunan jepara
telah diadakan lomba tongtek ( tetek ) dan di ikuti berbagai macam peserta
lomba , bahkan dari anak kecil sampai dewasa pun telah mengikuti lomba tongtek
di pekalongan , selain dari desa pekalongan peserta lomba juga ada yang dari
kecapi tahunan jepara ..
Sahabat
blog yang sudah di ser oleh google enggine pasti di bulan ramadhan ini banyak
juga yang shere ke blog sendiri untuk memosting pengalaman dan pasti berbagai
cerita di blogger masing – masing.. nah untuk artikel yang saya bahas ini atau
artikel yang saya buat di atas adalah lomba tongtek di pekalongan jepara dan
mungkin lomba tongtek ini sudah diadakan sejak dulu sebelum kita lahir , dan
lomba tongtek yang kemarin yang saya lihat di desa pekalongan sangat rame dan
meriah penontonnya , pesertanya pun juga rame yang ikut bahkan di ikuti oleh 26
peserta dari anak sd sampai remaja bahkan bapak ibu yang sudah berkeluarga juga
ikut merayakannya .
Sobat
blog mudah – mudahan di tahun yang akan datang lomba tongtek akan lebih meriah
dan bisa menghibur seluruh warga Indonesia .. karena lomba tongtek ini sangat
meriah dan alatnya tidak boleh menggunakan alat modern , dan di jepara tepatnya
di desa pekalongan dekat desa bawu kemarin yang saya lihat lomba tongtek nya di
wajibkan menggunakan alat tradisional seperti gong , kentongan bamboo , ember
bahkan ada yang menggunakan drum bekas cat dan masih banyak alat tradisional
lainnya..
Sobat
blog demikioan sedikit artikel tongtek yang saya posting semoga artikel ini
dapat memberi poengalaman dan manfa’at buat warga Indonesia dan sekitarnya..
apabila ada kekurangan dari kata maupun bahasa di artikel kami blog ciirjepara dan ciirlukman mohon
ma’af karena manusia memang punya kekuranagan dan kelebihan…
Terimakasih
telah mampir ke blog saya samp[ai ketemu lagi di postingan yang lain….
Salam
jepara salam damai….
puisi untuk orang tua
Hidupku
terasa sepi bagaikan segumpal karang yang tersingkir ke tepi pantai , aku mencari cinta sejati yang dimana telah
membuat aku penasaran dalam menjalankan hidup yang telah kujalani tanpa cinta , cinta dimana yang telah pernah
aku rasakan dari seorang yang mempunyai perjuangan begitu iklas dan tanpa
pamrih , cinta yang telah diberikan kepadaku ketika aku masih dalam kandungan
hingga dewasa , cinta yang tak ternilai harganya dan tak akan bisa diganti
dengan uang ataupun harta tahta , kalian tau cinta itu begitu muliya dan cinta
itu sangat suci sepertihalnya air zam-zam yang telah mengalir di tanah suci…
Perlu sahabat ketahui bahwa cinta itu adalah
cinta dari ibu tercinta , cinta yang telah diberikan oleh ibuk dan bapak saya
ketika beliau masih bernafas di dalam dunia ini , dunia yang penuh makna dan
dunia yang penuh teka teki karena kehidupan yang sungguh nikmat yang di berikan
oleh sang kekasih agung penguasa jagat raya ini… oh ibu dan bapak ku yang
tercinta cintamu begitu muliya dan pengorbananmu tak terhitung sepanjang masa
walapun engkau telah berada didalam surganya aku tetap mengingat dan mentaati
perintahmu serta menjadikan kalian pembimbingku yang paling muliya …
Sahabat
blog puisi ini inspirasi dari hatiku untuk seorang bapak ibu ku yang telah menjadi
orang tua kandungku yang begitu sangat ku cintai bahkan disetiap langkahku ,
setiap nafasku selalu ku kirim do’a semoga beliau selalu bersama dalam surge
sang kekasih agung penguasa jagat raya ini.. wahai tuhan aku tak ingin menjadi
anak yang durhaka kepada orang tuaku yang telah lama mendidik ku dan
mengajariku sopan santun , tutur kata yang ber akhlakul karimah……
Cintamu memang muliya tak akan pernah bisa aku lupakan walaupun dunia akan menjadi
rapuh dan andaikan dunia ini punah bersamaku aku tetap akan mengingat mu ibu
bapak ku yang paling muliya karena tak ada seorang yang muliya kecuali engaku
dan cinta kasih mu yang telah engkau perjuangkan untuk aku supaya tetap hidup
sampai sekarang ini ibu bapak… ibu bapak saya luk man putamu yang tak mampu membalas
perjuanganmu dan kebaikanmnu selama kita masih hidup di dalam dunia tetapi Do’a
untuk kalian selalu aku berikan dan setiap nafasku selalu memohon kepada sang
kekasih agung supaya engkau telah di berikan tempat yang indah dan di tempatkan
dalam surganya……… amin………
Sahabat blog demikian sedikit kisah saya
ciir lukman yang telah saya buat menjadi artikel dan semoga ceritaku ini
menjadi manfa’at untuk kalian semua , pesan dari saya ciirlukmanblogsport.com /
ciirjeparablogsport.com jangan sekali kali engkau menyakiti hati seorang ibu
dan bapak apalagi hati seorang ibu yang telah mengandungmu selama berbulan
bulan… sahabat blog sampai ketemu di
artikel atau diskripsi saya ikuti terus kehidupan ciir lukman yang selalu saya
simpan di blog saya ini… terimakasih telah berkunjung semoga bermanfa’at…
Oh iya ini ceritaku…. Mana ceritamu………
Langganan:
Postingan (Atom)



